Rabu, 23 November 2011

Tugas IBD

G.   MANUSIA DAN KEADILAN

Aristoteles memberikan pendapatnya tentang definisi keadilan  yaitu kelayakan dalam tindakan manusia . Kelayakan diartikan sebagai titik tengah diantara kedua ujung ekstrem yang terlalu banyak dan terlalu sedikit.
Menurut Aristoteles, keadilan dibagi menjadi 4 macam yaitu :
1.      Keadilan Komutatif, yaitu keadilan yang diberikan kepada masing-masing orang apa yang menjadi bagiannya berdasarkan hak seseorang (diutamakan obyek tertentu yang merupakan hak seseorang).
2.      Keadilan Distributif yaitu keadilan yang memberikan kepada masing-masing orang apa yang menjadi haknya berdasarkan asas proporsionalitas atau kesebandingan berdasarkan kecakapan, jasa atau kebutuhan
3.      Keadilan kdrat alam, yaitu keadilan yang bersumber pada hukum kodrat alam.
4.      Keadilan konvensional adalah keadilan yang mengikat warga negara karena keadilan itu didekritkan melalui kekuasaan
Sebenernya adil itu gimana sih ? Menurut kalian , apabila seorang kakak yang sudah SMA dan adiknya masih TK ,sama-sama  diberi uang untuk jajan sebesar 50rb bisa dikatakan adil ? Dan coba bedakan kepada situasi 2 orang anak kakak beradik yang sama-sama berstatus sebagai anak SMA mendapat uang jajan sebesar 50rb . Bisa terlihat jelas kan sisi keadilan di kedua situasi tersebut ? yang adil itulah yang situasi kedua karena kebutuhan mereka atau derajat mereka sama.  Jadi adil itu berarti sesuai dengan kebutuhan .


Dan bicara tentang keadilan di Indonesia , apakah sudah terpenuhi ? Coba ingat sila ke 5 Pancasila yang berbunyi “ Keadilan social bagi seluruh rakyat Indonesia ” . Apakah kalian sudah merasakannnya ? Mungkin sebagian berkata tidak , ya saya setuju itu . Bicara tentang keadilan pasti banyak yang berkata bahwa keadilan itu milik orang-orang yang berduit saja .
Mengapa ? karena zaman sekarang ini keadilan pun sudah bisa dibeli,semua orang sudah dibutakan yang namanya MATERI daripada harus membela hak orang lain . Bisa kita lihat contoh kasus hukum di Indonesia , orang yang maling ayam saja bisa dipenjara bertahun-tahun dan dikenakan denda yang besar tapi mengapa orang-orang berduit apabila korupsi tidak mendapat ganjaran yang lebih berat ? bukankah korupsi merugikan banyak pihak ? itulah contoh yang terlihat jelas di Indonesia .

Dan masih akan banyak lagi contoh yang akan ditemui di kehidupan sehari-hari , bagaimana mencapai kembali keadilan tersebut ? Jawabannya adalah kembali ke hati kita masing-masing , adakah kepekaan di hati kita untuk melihat mana yang baik dan yang tidak baik , mana yang salah dan yang tidak salah .

Tidak ada komentar: